Apakah Investasi Saham Jangka Panjang Pasti Menguntungkan ?

Alfarisy
0
Apakah Investasi Saham Jangka Panjang Pasti Menguntungkan ?

Pastikan untuk membaca postingan tentang

Panduan Forex buat Pendatang baru. 

Dalam dunia saham, kita tentu kerap sering mendengar anjuran:" Bila anda ingin mendapat untung di saham, investasikan Saham anda pada jangka panjang, jangan ditradingkan jangka pendek." 

 Sering kali saya memandang trader- trader jangka pendek, yang mana setelah mendapati rugi ataupun nyangkut, banyak yang menganjurkan supaya trader lebih baik bergeser menjadi investor saham.

Saran tersebut didasarkan komentar kalau IHSG dalam jangka panjang senantiasa uptrend. Jadi kebanyakan Saham biayanya pula hendak naik dalam jangka panjang. Sebaliknya jangka pendek tentu harga Saham berfluktuatif, sehingga dapat meningkatkan resiko kerugian yang lebih besar. Apakah benar demikian? 

Wajib saya akui kalau investasi Saham jangka panjang TIDAK MENJAMIN Kamu pasti untung. Jangan salah mengira kalau dengan menaruh Saham dalam waktu lama, hingga Saham Kamu nantinya tentu bakalan naik dalam jangka panjang. 

Untuk  meminimalkan resiko, Kamu dapat mengatasinya dengan cara memperpanjang time frame menaruh saham. Menaruh Saham jangka panjang pastinya akan lebih meminimalkan fluktuatif dibanding Kamu trading jangka pendek.

Jadi katakanlah Kamu membeli Saham PTBA di harga 2. 000. Kemudian PTBA turun hingga 1. 920. Jika Kamu trading, Kamu bisa jadi hendak memikirkan cut loss di PTBA. Tetapi jika Kamu investasi serta perkenankan saja Saham kamu, PTBA bisa jadi biayanya bakalan balik lagi diatas 2. 000, sehingga Kamu untung. 

Tetapi wajib Kamu ketahui jika tidak semua harga Saham naik dalam jangka panjang. Tidak semua Saham dapat diterapkan dengan metode semacam itu. Saham - saham yang dapat naik dalam jangka panjang merupakan saham yang mempunyai KINERJA FUNDAMENTAL yang BAIK. 

Kenyataannya, perusahaan go public di Indonesia banyak yang kinerjanya kurang baik, sahamnya tidak likuid, labanya serta peninggalan industri sangat kecil. Sehingga saham semacam ini pastinya tidak akan diminati oleh investor saham.

Kamu dapat memperhatikan sebagian grafik Saham berikut sepanjang jangka waktu 3 tahun:

Saham BUMI
Saham NIKL


Saham TRAM

Sepanjang jangka waktu panjang (aku ambil time frame 3 tahun), Kamu dapat amati kalau saham2 tersebut malah hadapi trend turun yang tajam. 

Itu cumalah sebagian contoh Saham di Bursa Dampak yang biayanya turun dalam jangka panjang. Masih terdapat buanyak Saham yang trennya tidak bagus buat ditaruh sepanjang long term.

Dikala ini, kita pula ketahui terdapat banyak Saham IPO yang kinerjanya amburadul tetapi dapat listing di Bursa, serta pada kesimpulannya biayanya tidak bergerak dalam jangka panjang. 

Jadi jika Kamu investasi jangka panjang, namun memilah Saham yang salah, pasti saja resiko kerugian Kamu hendak lebih besar. 

Pos ini mengarah pada sesuatu kesimpulan kalau investasi jangka panjang sama sekali tidak menjamin Kamu pasti untung. Jangan mudah termakan doktrin:" Jika ingin untung, Kamu harus investasi bukan trading". 

Baik investasi ataupun trading dapat membagikan keuntungan asalkan Kamu menganalisa dengan benar. Kamu perlu pengetahuan yang benar buat memilah Saham (analisa fundamental). Kebalikannya, trading serta investasi dapat membuat Kamu rugi besar bila Kamu tidak memilah Saham yang layak dibeli. 

Jadi beli jual Saham itu bukan cuma bicara soal time frame, namun Kamu wajib mampu menganalisa lebih dalam saham2 apa yang layak untuk dibeli. 

Tidak hanya selaku media data Saham terbaik di indonesia, kamipun membagikan postingan tentang Cryptocurrency yang bisa Kamu baca lewat link dibawah ini

Panduan Cryptocurrency Terlengkap


Post a Comment

0Comments

Post a Comment (0)

#buttons=(Accept !) #days=(20)

Our website uses cookies to enhance your experience. Check Now
Accept !